Yakin Puasa Di Bali ??

Banyak yang mengira pulau Dewata Bali merupakan tempat bersenang-senang dengan konotasi negatif. Sehingga tak sedikit orang yang meragukan puasa saya ketika saya hendak menginjak pulau cantik itu lagi. Ternyata bukan hanya mereka, saya sendiri pun menjadi bimbang untuk bertaruh ibadah dengan segala cobaan yang akan ada.


Hidup damai berdampingan dengan pemeluk agama lain. Untukmu Agamamu, dan Untukkulah Agamaku (QS. Al-Kafirun : 6)

Namun setelah sehari dua hari saya di Bali, saya merasa tidak ada perbedaan yang signifikan dengan puasa di Jakarta. Panasnya sama, macetnya sama, banyak pedagang makanan minuman, mudahnya kita melihat orang yang makan di pinggir jalan, hingga bar-bar yang tetap buka juga sama saja. Lalu apa bedanya ?

Memang puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tapi menjaga pandangan dan tingkah laku juga termasuk didalamnya. Sebaiknya bila yang berpuasa agar menghindari tempat-tempat keramaian di Bali seperti Kuta, karena di sana banyak sekali turis yang menggenakan pakaian seadanya. Mungkin karena saya sudah sering ke Bali, saya melihatnya biasa saja dan tidak berfikiran porno, jadi tidak terlalu menganggu, entah bagaimana Allah mengatur pahala puasa saya, Wallahu A’lam.

Selain itu berpergian di Bali membuat kita agak sulit dalam menjalankan solat 5 waktu karena seperti yang kalian ketahui, mayoritas agama di sana adalah Hindu, sehingga orang-orang seperti saya sering lupa waktu kalau tidak mendengar adzan. Sekalinya ingat, saya kebinggungan mencari tempat solatnya.

Bagi yang terbiasa buka puasa menggunakan takjil, jangan khawatir karena di Bali juga banyak yang menjual takjil seperti kolak, biji salak, gorengan dan es buah. Namun kebanyakan penjual takjil ada di daerah Denpasar karena banyaknya penduduk pendatang yang beragama Islam.


Takjilnya rapi banget....

Untuk sahurnya, saya harus mencari hidangan sahur sebelum saya tidur untuk antisipasi tidak adanya warung yang buka, jadi sedihnya saya makan sahur tidak pernah dengan makanan hangat :(. Namun lagi-lagi kalau di daerah Denpasar banyak warung makan yang buka di jam sahur.

Dibalik kekurangan puasa di Bali ada kelebihannya juga. Waktu di Bali lebih cepat 1 jam di banding Jakarta, sehingga puasa terasa lebih cepat hahaha. Masyarakat Bali yang beragama Hindu juga sangat menghormati puasa saya, namun terkadang ada beberapa pertanyaan dari mereka yang jarang sekali saya dengar, sehingga saya sering ketawa sendiri menjawabnya. Contohnya seperti ini :

Teman : Kenapa sih kamu kalau buka puasa harus makan nasi ?
Saya : Kan lapar habis puasa 14 jam hahaha

Teman : Kalau sahur juga harus dengan yang manis-manis ya ?
Saya : Kalau aku sih engga, itu cuma saat berbuka karena anjuran Rasul untuk berbuka dengan buah kurma, karena kurma itu manis jadi bisa mengganti dengan cepat glukosa darah yang telah turun, dan menjadikan tubuh segar lagi.

Teman : Kamu solat terus, memangnya harus berapa kali ?
Saya : Di Al-Quran diperintahkan dalam sehari untuk wajib solat 5 waktu.

Aku (Si Islam) bersama sahabatku (Si Hindu) namun kami saling sayang :))

Itulah sebagian pertanyaan yang saya ingat, seru sekali memiliki teman berbeda agama, kita bisa bertukar informasi yang membuat kita tidak menjadi orang yang “kaku”. Karena ilmu itu luas dan banyak sekali hal yang tidak kita dapat di bangku sekolah.

Semangat yaa buat yang puasa di Bali, karena godaan ada dari dalam diri kita sendiri bukan tempatnya ataupun orang lain :))

Perjalanan Panjang Kerinduan : Darwis Tere Liye (Rindu)


Bukankah banyak kerinduan saat kami hendak melupakan ? Dan tidak terbilang keinginan melupakan saat kami dalam rindu ? Hingga rindu dan melupakan jaraknya setipis benang saja.


Novel karya Tere Liye yang lagi-lagi best seller memang patut diacungi jempol. Tidak hanya membuat pembaca merasa ikut di dalam cerita, tapi novel ini banyak sekali memberi pengetahuan tentang hal-hal yang kemungkinan kita sudah tahu namun terlupa begitu saja. Dengan adanya novel ini, kita dapat dengan mudah mengingat ilmu melalui sebuah cerita.

Cerita dimulai di penghujung tahun 1938 saat Indonesia masih dikuasai oleh Belanda. Saat itu masyarakat Indonesia akan menunaikan ibadah haji ke tanah suci menggunakan kapal Blitar Holland selama 30 hari. Kapal tersebut merupakan salah satu kapal uap kargo terbesar di zaman itu. Kapal itu dibuat di Eropa tahun 1923 yang dimiliki oleh salah satu perusahaan raksasa logistik dan transportasi besar asal Belanda, Koninklijke Rotterdam. Sehingga dalam cerita banyak terselip bahasa Belanda yang bisa kita pelajari seperti Goede nacht yang artinya selamat malam dan Dank u well terima kasih.

Kapal berangkat dari pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan kemudian dilanjutkan menaiki penumpang di pelabuhan Surabaya, Semarang, Batavia, Lampung, Bengkulu, Padang, hingga Banda Aceh. Pada tahun itu teluk Makassar dalam kontrol penuh pemerintah kolonial. Mereka juga memiliki benteng terkenal yang jaraknya tidak jauh dari pelabuhan, namanya Fort Rotterdam.

Saya sangat menyukai sosok ulama masyhur kota Makassar, Ahmad Karaeng atau yang lebih akrab disapa gurutta. Dia masih keturunan Raja Gowa pertama yang memeluk Islam, Sultan Allaudin. Dalam darahnya mengalir darah raja paling terkenal di Sulawesi, Sultan Hasanuddin, yang adalah cucu Sultan Allaudin. Seperti yang kita ketahui, Sultan Hasanuddin merupakan panglima perang paling masyhur di wilayah timur. Kompeni menjulukinya De Haav van De Oesten, Ayam Jantan dari Timur. Yang kokok suaranya membangunkan seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu melawan penjajah dan mampu menggetarkan serdadu Belanda hingga Eropa.

Dalam cerita tersebut, Gurutta akan menjawab pertanyaan yang dibawa oleh beberapa penumpang kapal. Seperti Ambo Uleng yang merasa dirinya telah ditinggalkan oleh orang-orang yang dicintainya, Daeng Andipati yang menyimpan rasa benci terhadap Ayahnya bertahun-tahun, Bonda Upe tentang masa lalunya yang memilukan, dan kekecewaan Mbah Kakung yang ditinggal selama-lamanya oleh istri tercinta saat dalam perjalanan haji itu.

Bukan hanya mereka, Gurutta juga memiliki masa lalu yang menyedihkan saat ditinggal mati oleh calon istrinya. Namun yang menyentuh saya, terdapat kalimat romantis gurutta saat meminta izin kepada orang tua calon istri yang akan dinikahinya. 

Orang Tua : Apa yang bisa kau janjikan kepada anakku agar dia bahagia selama-lamanya ?
Gurutta : Bapak, aku memiliki cinta yang besar, hanya itu yang bisa kujanjikan. Dengan cinta itu akan kupastikan putri Bapak bahagia selama-lamanya.

Mungkin kalau jaman sekarang kalimat tersebut bisa dikatakan gombal, tapi percayalah, wanita memang suka digombalin, terlebih penyuka kalimat puitis seperti saya. Karena lelaki terlalu to the point menurut saya ga misterius hehehe.

Selain cerita kehidupan, kita juga bisa ikut merasakan saat kapal Blitar Holland di rapok oleh perampok kapal yang paling terkenal yakni perampok Somalia. Ceritanya hampir mirip dengan salah satu film favorit saya yang diperankan oleh Tom Hanks, Kapten Phillip.



Berikut catatan kutipan yang ada di dalam Novel Rindu :
  1. Doa adalah sumber kekuatan yang tidak terbayangkan.
  2. Meninggal di laut bersama kapal adalah kehormatan terbesar bagi seorang pelaut.
  3. Luka fisik dengan cepat sembuh, sedangkan pemahaman baik atas setiap kejadian akan selalu menetap.
  4. Mata air yang dangkal tetap saja bermanfaat jika jernih dan tulus, tetap segar airnya.
  5. Buku adalah sumber ilmu tiada ternilai, mengisi waktu kosong dengan membaca adalah pilihan baik.
  6. Cahaya pengetahuan selalu membuat seseorang terlihat lebih muda.
  7. Dalam banyak hal, diam justru membawa kebaikan.
  8. Barang siapa yang tulus menolong saudaranya, maka Allah akan menolong dirinya. Itu janji Tuhan yang pasti.
  9. Tidak selalu orang lari dari sesuatu karena ketakutan atau ancaman. Kita juga bisa pergi karena kebencian, kesedihan ataupun karena harapan.
  10. Jika kau ingin menulis satu paragraf yang baik kau haus membaca satu buku. Maka jika didalam paragraf itu ada beratus-ratus paragraf, sebanyak itulah buku yang harus kau baca.
  11. Pujian "seperti masakan ibu” itu adalah kebanggan bagi para koki.
  12. Jangan pernah merusak diri sediri. Kita boleh jadi benci atas kehidupan ini. Boleh kecewa, boleh marah. Tapi ingatlah nasihat lama, tidak pernah ada pelaut yang merusak kapalnya sendiri. Akan dia rawat kapalnya, hingga dia bisa tiba dipelabuhan terakhir.
  13. Semakin keras kau berusaha lari, maka semakin kuat cengkramannya. Semakin kencang kau berteriak melawan, maka semakin kencang pula gemanya memantul, memantul dan memantul lagi memenuhi kepala.
  14. Cara terbaik menghadapi masa lalu adalah dengan dihadapi. Berdiri gagah mulailah dengan damai menerima masa lalumu. Buat apa dilawan ? dilupakan ? itu sudah menjadi bagian hidup kita. Peluk semua kisah itu, berikan dia tempat terbaik dalam hidupmu. Dengan kau menerimanya, perlahan-lahan dia akan memudar sendiri. Disiram oleh waktu, dipoles oleh kenangan baru yang lebih berharga.
  15. Orang lain hanya melihat luar. Maka tidak relevan penilaian orang lain.
  16. Kita tidak perlu menggapai seluruh catatan hebat menurut versi manusia sedunia. Kita hanya perlu merengkuh rasa damai dalam hati kita sendiri.
  17. Jangan merepotkan diri sendiri dengan penilaian orang lain.
  18. Allah menjanjikan barang siapa yang menutup aib saudaranya, maka Allah akan menutup aibnya di dunia dan akhirat.
  19. Kita hanya bisa berharap dan takut. Senantiasa berharap atas ampunannya, selalu takut atas azabnya.
  20. Selalulah berbuat baik, semoga besok lusa ada satu perbuatan baikmu yang menjadi sebab kau diampuni.
  21. Berhenti lari dari kenyataan hidupmu. Berhenti cemas atas penilaian orang lain, dan mulailah berbuat baik sebanyak mungkin.
  22. Kita sebenarnya sedang membenci diri sendiri saat membenci orang lain.
  23. Keadilan Allah selalu mengambil bentuk terbaiknya, yang kita tidak selalu paham.
  24. Kita memutuskan memaafkan seseorang karena kita berhak atas kedamaian di dalam hati.
  25. Kesalahan itu ibarat halaman kosong. Tiba-tiba ada yang mencoretnya dengan keliru.
  26. Kebahagiaan adalah obat terbaik.
  27. Agama kita diajarkan lewat penjelasan dan akal sehat. Bukan berarti tidak ada mukjijat dan keajaiban. Nabipun memiliki banyak mukjijat, tapi bagian terbesar dalam agama ini adalah memahami dengan akal pikiran. Tidak ada agama bagi orang yang tidak berakal.
  28. Setiap melihat matahari terbit, aku jatuh cinta mensyukuri hidupku. Setiap menatap matahari tenggelam, aku jatuh cinta, berterima kasih atas sepanjang hari, baik itu menyebalkan ataupun menyenangkan.
  29. Kematian adalah urusan yang tidak pernah bisa ditunda atau dimajukan.
  30. Hidup ini sesungguhnya adalah antrean panjang menunggu kematian.
  31. Amat terlarang bagi seorang muslim mendustakan takdir Allah.
  32. Segala sesuatu yang kita anggap buruk, boleh jadi baik untuk kita. Sebaliknya segala sesuatu yang kita anggap baik, boleh jadi amat buruk bagi kita.
  33. Takdir tidak pernah bertanya apa perasaan kita, apakah kita bahagia, apakah kita tidak suka. Takdir bahkan basa basi menyapa pun tidak.
  34. Minta tolonglah kepada sabar dan shalat.
  35. Perjalanan haji adalah perjalanan penuh kerinduan. Menunaikan perintah agama sekaligus mencoba memahami kehidupan lewat cara terbaiknya.
  36. Jika dia cinta sejatimu, dia pasti akan kembali dengan cara mengagumkan. Ada saja takdir hebat yang tercipta untuk kita. Jika dia tidak kembali, maka sederhana jadinya, itu bukan cinta sejatimu.
  37. Cinta yang baik selalu mengajari kau untuk menjaga diri. Tidak melanggar batas, tidak melewati kaidah agama.
  38. Jika harapan dan keinginan memiliki itu belum tergapai, belum terwujud, maka teruslah memperbaiki diri sendiri, sibukan dengan belajar.
  39. Menulis adalah salah satu cara terbaik menyebarkan pemahaman.
  40. Ketika kita bicara, hanya puluhan atau ratusan orang saja yang bisa mendengar. Kemudian hilang ditelan waktu. Tapi tulisan, buku-buku bisa dibaca oleh lebih banyak lagi.

Darwis Tere Liye (Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah)


Ada tujuh miliar penduduk bumi saat ini. Jika separuh saja dari mereka pernah jatuh cinta, setidaknya akan ada satu miliar lebih cerita cinta. Akan ada setidaknya 5 kali dalam setiap detik, 300 kali dalam semenit, 18.000 kali dalam setiap jam, dan nyaris setengah juta sehari-semalam, seseorang entah dibelahan dunia mana, berbinar, harap-harap cemas, gemetar, malu-malu menyatakan perasaannya.

Novel karya Darwis Tere Liye ini sudah sangat terkenal di media sosial dengan kalimat-kalimat bijaknya. Saya bukan salah satu dari mereka yang memposting kalimat itu, tapi langsung membacanya. Dari beberapa novel karya Tere Liye, saya tertarik dengan buku tebal yang berjumlah 507 halaman yang berjudul Kau, Aku dan Sepucuk Angpau Merah.

Novel ini diangkat dari cerita kehidupan masyarakat di Kalimantan Barat, Indonesia. Yaitu di sebuah kota yang diambil dari nama hantu, sebuah kota garis khatulistiwa yang jejak mataharinya persis melintas diatasnya, kota Pontianak. Disana terdapat seorang pemuda yang sangat tangguh, baik hati dan sederhana bernama Borneo atau yang biasa disapa Borno. Kepintarannya tidak bisa membawanya ke perguruan tinggi karena masalah ekonomi, jadilah dia hanya sebagai pengemudi sepit atau yang biasa kita kenal pengemudi perahu di sungai Kapuas yang dijadikan jalur penyebrangan, karena sungai ini merupakan salah satu sumber mata pencaharian dari penduduk kota Pontianak.

Berliku-liku ujian yang dihadapi Borno sampai akhirnya dia bisa memiliki bengkel mobil dan melanjutkan pendidikannya diperguruan tinggi. Tidak hanya karier, kehidupan cinta Borno yang tidak pernah terungkap pun sama berlikunya. Ketika seorang wanita telah membuatnya jatuh cinta, ketika itulah wanita itu meninggalkannya. Mei, hanya bisa memberikan sepuncuk surat dalam angpau berwarna merah yang baru terbaca oleh Borno bertahun-tahun kemudian.

Surat yang berisi permintaan maaf atas kesalahan ibunya yang telah membuat keputusan meninggalnya ayah Borno dan telah membedah dada sang ayah untuk diberikan jantungnya kepada pasien gagal jantung agar ibu Mei bisa mendapatkan prestasi “Tinta Emas”.

Berbagai macam perasaan ada di dalam novel ini, begitu juga berbagai karakter yang semakin menghidupkan cerita dan emosi pembaca. Dan aku selalu terniang saat novel ini menceritakan seorang MC 17an agustus yang sedang menyapa penonton perlombaan dengan teriakan “Hadirin yang berbahagia maupun hadirin yang tidak berbahagia”. Kalau kalian tidak mengerti, aku tidak perduli, yang jelas ini sangat lucu. Begitu juga dengan kehadiran Pak Tua yang selalu memberikan petuah-petuah kehidupan, namun tetap menyisipkan lelucon di dalamnya.


  • Jika kalian berurusan dengan polisi lalu lintas atau satpam galak tanpa senyum, sapalah dia dengan menyebut namanya, bersahabat, maka urusan jadi gampang seketika.
  • Bahkan penjaga kakus juga pekerjaan yang mulia, sepanjang kau lakukan dengan tulus.
  • Jasmerah, Jangan Suka Melupakan Sejarah.
  • Ada banyak anak muda berpendidikan di negeri ini yang lebih senang menganggur dibandingkan bekerja seadanya. Gengsi, dipikirnya tidak pantas dengan ijazah yang dia punya. Itulah kenapa angka pengangguran kita tinggi sekali, padahal tanah dan air terbentang luas.
  • Imajinasi jauh lebih penting dibanding pengetahuan.
  • Kau bolak-balik saja hatimu. Sedikit saja, dari rasa dipaksa menjadi sukarela, dari rasa terhina menjadi dibutuhkan, dari rasa disuruh-suruh menjadi penerimaan. Seketika wajahmu tidak kusut lagi.
  • Orang paling bersyukur di dunia ini adalah orang yang selalu makan dengan tamunya.
  • Sebaliknya, orang yang paling tidak tahu untung adalah yang selalu saja mengeluhkan makanan di hadapannya.
  • Tidak ada yang lebih indah dibanding masa muda. Ketika kau bisa berlari secepat yang kau mau, bisa merasakan perasaan sedalam yang kau inginkan, tanpa perlu khawatir jadi masalah dan tanpa perlu takut terkena penyakit atas semua itu.
  • Sembilan dari sepuluh kecemasan muasalnya hanyalah imajinasi kita. Dibuat-buat sendiri, dibesar-besarkan sendiri.
  • Selepas sebuah kesulitan pastilah datang kemudahan.
  • Hidup ini macam roda berputar, kadang di atas kadang di bawah. Kadang berjaya, kadang terhina.
  • Di dunia ini terkadang urusan yang dicari seringkali menjauh-jauh, sebaliknya, urusan yang dicari malah mendekat-dekat.
  • Jangan mengintervensi jalan cerita yang sudah digariskan Tuhan.
  • Kebutulan, takdir atau apalah menyebutnya itu bisa terjadi kapan saja jika Tuhan menghendaki.
  • Terkadang dalam banyak keterbatasan, kita harus bersabar menunggu rencana terbaik datang, sambil terus melakukan apa yang bisa dilakukan.
  • Jangan pernah menilai sesuatu sebelum kau selesai dengannya, mengenal baik.
  • Bagi bayi, sakit adalah tahapan naik kelas. Bagi kita yang jelas tidak mengulum jempol lagi, sakit adalah proses pengampunan.
  • Bersabarlah, semoga Tuhan membalas dengan kabar hebat.
  • Habiskan masa-masa sulit kau dengan teman terbaik, maka semua akan lebih ringan.
  • Membaca lebih baik daripada melamun menunggu.
  • Bagaimana mungkin selesai masalahnya kalau sedikit-sedikit dibuat pusing. Sedikit-sedikit dibuat kesal.
  • Setidaknya lebih tidak ada masa depan kalau kau menganggur.
  • Sepanjang kau punya rencana, jangan pernah berkecil hati.
  • Tidak enak rasanya hanya menerima. Tak lengkap jika tidak dipasangkan dengan memberi.
  • Hanya perlu bersabar, dan semua skenario baik itu tercipta sendiri.
  • Rasa sedih melihat teman baik menangis bisa berubah menjadi semangat menggebu tiada tara. Rasa pilu melihat teman baik teraniaya bahkan konon bisa mengubah seorang pengecut menjadi panglima perang.
  • Semboyan itu agar kita terus berfikir positif.
  • Langit selalu punya skenario terbaik.
  • Ketika situasi memburuk, ketika semua terasa berat dan membebani, jangan pernah merusak diri sendiri.
  • Berikanlah hadiah buku kepada seseorang yang amat kau hargai.
  • Seorang pekerja yang baik adalah ketika dia memberikan yang terbaik. Sukses akan datang dengan sendirinya.
All About Love :
  • Aku tidak akan merendahkan kehormatan wanita dengan memegang – megang tangannya.
  • Perasaan adalah perasaan, meski secuil, walau setitik hitam ditengah lapangan putih luas, dia bisa membuat seluruh tubuh jadi sakit, kehilangan selera makan, kehilangan semangat. Hebat sekali benda bernama perasaan itu. Dia bisa membuat harimu berubah cerah dalam sekejap padahal dunia sedang mendung, dan dikejap berikutnya mengubah harimu jadi buram padahal dunia sedang terang benderang.
  • Cinta itu beda-beda tipis dengan musik yang indah. Bedanya, cinta sejati akan membuatmu tetap menari meskipun musiknya telah lama berhenti.
  • Cinta sejati laksana sungai besar. Mengalir terus ke hilir tidak pernah berhenti, semakin lama semakin besar sungainya karena semakin lama semakin banyak anak sungai perasaan yang bertemu.
  • Cinta sejati adalah perjalanan. Cinta sejati tidak pernah memiliki ujung, tujuan, apalagi hanya sekedar muara. Air laut akan menguap menjadi hujan, turun digunung-gunung tinggi, kembali menjadi ribuan anak sungai perasaan, lantas menyatu menjadi kapuas. Itu siklus tak pernah berhenti, begitu pula cinta.
  • Cinta adalah perbuatan. Kau selalu bisa memberi tanpa sedikitpun rasa cinta. Tetapi kau tidak bisa mencintai tanpa selalu memberi.
  • Cinta adalah kebiasaan.
  • Kata lain dari pernikahan adalah komitmen.
  • Cinta adalah perbuatan. Kata-kata dan tulisan indah adalah omong kosong.
  • Cinta sejati selalu menemukan jalan. Ada saja kebetulan nasib, takdir atau apalah sebutannya. Tapi sayangnya orang-orang yang mengaku sedang dirundung cinta justru sebaliknya, selalu memaksakan jalan cerita, khawatir, cemas serta berbagai perangai norak lainnya. Tidak usahlah kau gulana, wajah kusut. Jika berjodoh, Tuhan sendiri yang akan memberikan jalan baiknya. Kebetulan yang menakjubkan.
  • Cinta bukan kalimat gombal, cinta adalah komitmen tidak terbatas, untuk saling mendukung, untuk selalu ada, baik senang maupun duka.
  • Cinta selalu saja klise.
  • Sakit perasaan memang kadang bisa membuat badan ikut sakit. Sepi ditengah keramaian, dan sebaliknya ramai ditengah kesepian.
  • Banyak sekali orang yang jatuh cinta lantas sibuk dengan dunia barunya itu.
  • Tidak ada yang mudah dalam cinta.
  • Kalau kau ingin mengambil hati seorang gadis, puji ibunya, urusanku akan lebih mudah.
  • Ah, cinta selalu saja misterius. Jangan diburu-buru atau kau akan merusak jalan ceritanya.
  • Jadilah diri sendiri, jadilah pendengar yang baik, pusatkan perhatian pada dirinya, tunjukan betapa tertariknya kau padanya, tutup acara jalan-jalan dengan kalimat bahwa kau senang menghabiskan waktu bersamanya.
  • Jadilah pemuda yang gagah, patah hati itu soal biasa.
  • Lebih baik sakit gigi daripada sakit hati.
  • Perasaan itu tidak sesederhana satu tambah satu sama dengan dua.
  • Kalimat maaf, kalimat penjelasan bisa digantikan oleh kebersamaan setengah jam tanpa sama sekali perlu berkalimat-kalimat bicara.
  • Rasa senang, rasa sedih, itu semua hanya soal pengharapan.
  • Sejatinya, rasa suka tidak perlu diumbar, ditulis apalagi kaupamer-pamerkan. Semakin sering kau mengatakannya, jangan-jangan dia semakin hambar, jangan-jangan kita mengatakannya hanya karena untuk menyugesti, bertanya pada diri sendiri apa memang sesuka itu.
  • Berasumsi dengan perasaan sama saja dengan membiarkan hati kau diracuni harapan baik, padahal boleh jadi kenyataannya tidak seperti itu.
  • Cinta hanya segumpalan perasaan dalam hati.
  • Ketika menjauh secara perasaan tidak cukup, maka menjauh secara fisik adalah pilihan berikutnya.
  • Tidak ada kesalahan, kekeliruan, apalagi dosa dalam sebuah perasaan, bukan ?
  • Cinta bisa tumbuh, hanya butuh sedikit membuka hati.
  • Boleh jadi ketika seseorang yang kita sayangi pergi, maka separuh hati kita seolah tercabik ikut pergi.

RESTART - all you have to do is move on

Novel karya Nina Ardianti ini cocok banget di angkat jadi FTV. Karena menjual kemustahilan yang diidam-idamkan hampir semua orang (lebih tepatnya pecinta FTV :p). Siapa yang ngga mau kalau putus dari pacar karena diselingkuhin lalu dapet artis ganteng yang dipuja-puja sama fansnya ? Bukan hanya ganteng, si artis ini anak band, sayang sama keluarganya, baik, perhatian dan romantis pula. Adedeehhhh lumer nih.

Maksud dari ceritanya sih biar yang patah hati bisa move on dan bisa percaya kalau suatu hari nanti bisa jatuh cinta dengan orang yang lebih baik lagi. Tapi kalau begini ceritanya malah membuat gw menghayal-hayal ga karuan kayanya hehehe. (ini ngetiknya aja masih sambil mengahayal)

Walaupun ceritanya agak berlebihan, tapi Nina berhasil membius gw untuk terus membaca novelnya yang berisi 445 halaman hanya dalam 3 hari. Ga hanya itu, penulis juga berhasil membuat gw masuk ke dalam jalan ceritanya (lebih tepatnya pengen masuk hahahahaha).

Selain ceritanya yang mempermudah gw untuk membayangkan jalanan di Jakarta, Restart juga memunculkan sahabat yang sangat perduli dan juga ketegaran seorang wanita dikala rapuh tanpa kehadiran orang tua yang utuh. Itulah sebabnya gw ga bisa berhenti membacanya.

Oh iya, nilai plus novel ini ketimbang FTV adalah banyaknya kalimat penguat si hati yang broken. (bukan gw yah, beneran #sambilmelet). Kurang lebihnya seperti ini :


Jika kita menghadapi masalah, hadapi dan jangan lari. Karena kalau kita lari, masalah ngga akan pernah selesai.

Seorang perempuan harus menepati janji kepada sahabatnya.

Aku melarikan diri dari kenyataan yang menyakitkan di Jakarta. Tapi yang terjadi adalah, kenyataan itu mengejarku sampai disini.

Bahkan hubungan yang sempurna pun dapat berakhir.

Menempatkan aku sebagai wanita yang sejajar dan bukan wanita yang bisa di dominasi.

Kombinasi sempurna yang aku harapkan dari seorang pria dewasa.

Dia datang saat aku ngga tahu harus mencari kemana.

Ngga ada dalam kamusku, forgiven but not forgotten untuk kasus selingkuh.

Aku ngga tahu mana yang lebih kuat, rasa rindu atau amarah. Jadi kurasa, lebih aman untukku berlari pergi.

Enaknya punya sahabat adalah mereka selalu bertindak dan memihak disisi kita walaupun mereka tahu bahwa kita salah.

Setiap orang itu patah hati.

Selama lo belum berdamai dengan diri lo sendiri, lo ngga akan pernah memaafkan dan mungkin lo ngga akan pernah hidup bahagia. Karena didalam diri lo masih ada kemarahan.

Kadang seorang sahabat bisa membuat kalian melakukan hal-hal yang kalian ngga inginkan.

Dengan narasi khas infotainment yang super lebay. Ngga perlu kecerdasan berlebih untuk menonton acara seperti itu.

Sometimes when you dont expect to meet someone, apparently they will appear in fron of you, so many times.

Daripada setiap hari mendengar pertengkaran yang tiada habisnya, lebih baik mereka berpisah.

Gini nih orang Indonesia, kalau sudah lama ngga ngobrol pasti pas sekalinya ngobrol pake basa basi, padahal belum tentu loh mereka beneran perduli tentang kabar kita.

Artis. Jenis pekerjaan yang selalu aku hindari jika memilih pasangan, kedua setelah politikus. Oleh karena banyaknya orang yang disebut artis menjadi politisi setelah terkenal.

Kita lebih bisa mengenal seseorang dengan melihat siapa yang dia follow dan apa yang dia tweet di twitter. Selain bisa lihat level kecerdasannya dari cara dia menulis, kita juga bisa lihat attitude dan karakternya.

Kita semua ini adalah global citizen, sehingga ngga seharusnya kita terpaku pada boundaries yang namanya negara. Karena hidup terlalu singkat untuk dihabiskan di suatu tempat.

Love begins with a smile, grows with a kiss, and end with a teardrop.

Seandainya saja mematikan perasaan bisa semudah mematikan sambungan telepon. Hidupku pasti akan jauh lebih mudah.

Beer is cheaper than therapy.

Satu-satunya hal yang bisa menyembuhkan patah hati adalah waktu. Atau orang baru.

When it comes to love, only women think about love. Men just love, they dont think.

A woman’s gotta do what she’s gotta do.

Pertanyaan retoris adalah hal yang tepat untuk keadaan seperti ini.

Bahkan dalam pengadilan aja yang dianggap bersalah masih diberikan kesempatan untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dan berhak untuk melakukan pembelaan.

Hal yang paling mendasar dalam suatu hubungan adalah kesetiaan.

Moving on bukan artinya aku melupakan semua hal yang terjadi diantara kita. Ini artinya aku menerima apa yang terjadi dengan ikhlas dan melanjutkan hidupku.

Aku cuma butuh kesetiaan kamu, dan kamu ngga punya itu.

I wish fine before you came into my life. And i bet i’ll be just fine without you in it again.

Orang tua kita menghabiskan fase pertama paling penting dalam hidup kita hanya untuk mengajarkan kita untuk berjalan dan berbicara. And the rest of it telling us to sit down and shut up.

The only one who is responsibles for the way your life works out is you.

Kamu ngga bisa mengubah masa lalu, tapi kamu bisa bertanggung jawab terhadap masa depan kamu.

Memang banyak sih orang yang gagal dalam meraih mimpi. Tapi buatku, failure is not an option.

PMS memberikan kepada wanita kesempatan satu kali dalam sebulan untuk bersikap seperti laki-laki, menjadi menyebalkan.

Kadang ada manusia yang dibiarkan hidup hanya karena membunuh itu dilarang.

Akan lebih appropriate kalau ingin menjalin suatu hubungan dimulai dengan hal-hal kecil.

It’s long gone and a’ve already moved on.

Setiap orang punya hak untuk tetap diam.

Setiap ibu itu punya feeling untuk anaknya. Ngga seratus persen benar, tapi sebagian besar benar.

There’s nothing cynical about love.

Love really is worth fighting for, risking everything for. And the trouble is, if you don’t risk everything, you risk even more.

Orang biasanya pintar karena belajar dari kesalahan.

Nggak ada perjalanan yang terasa panjang, kalau kita punya teman perjalanan yang menyenangkan.

Bahkan orang yang seharusnya ngga membuat kalian jatuh, mungkin di luar ekspetasi akan melakukan hal-hal yang menyakiti kita.

Sebelum kalian mematahkan hati orang, coba ingat gimana rasanya kalau hati kita sendiri yang patah.

Dan pada akhirnya kita akan menangis karena menyadari bahwa waktu berlalu dengan begitu cepat tanpa kita sempat memperbaiki keadaan, dan hal berikutnya kita ketahui, kita kehilangan orang yang benar-benar kita cintai.

Ambil kesempatan itu, karena kita ngga tahu kapan kesempatan dalam wujud pasangan kita sekarang akan datang lagi. Jangan sampai kalian menyesal ngga mengambil kesempatan itu hanya karena ragu-ragu atau takut menghadapi masa depan.

Masalah apapun bentuknya adalah bagian dari kita menjalani hidup.

Dan itulah gunanya pasangan hidup, untuk mengatasi masalah bersama-sama.

Nggak usah takut sama cobaan, masalah, atau apapun itu. Karena ketika kalian sudah menemukan orang yang tepat berbagi beban dan kebahagiaan, naik dan turunnya hidup, percayalah, berada di bawah itu akan sama rasanya seperti ketika kita berada di atas.

Senang dan susah hanyalah fase dalam hidup yang akan segera berganti.

Segala sesuatu itu pasti indah pada waktunya. Kalau belum indah, itu berarti belum waktunya.

Dan ketika kita menyayangi orang sepenuh hati, kita akan melakukan apapun untuk membuatnya nyaman.

Life is about taking risk.

Dan bukankah suatu keberuntungan luar biasa ketika kita menemukan orang yang kita sayang dan dia juga menyayangi kita ?
Menemukan orang yang kita sukai dan dia juga menyukai kita ?

Nggak ada kesalahan yang ngga bisa diperbaiki.

Relationship is a full time job. If you’re not ready, don’t apply.

RANTAU 1 MUARA (Man Saara Ala Darbi Washala)

Jika sudah membaca novel Negeri 5 Menara yang pernah di filmkan dengan mantra yang sampai sekarang menjadi terkenal dikalangan anak muda, yaitu Man Jadda Wajada (Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil), dan novel Ranah 3 Warna dengan mantra Man Shabara Zhafira (Siapa yang bersabar akan beruntung), maka saya sarankan untuk membaca cerita selanjutnya di novel yang berjudul Rantau 1 Muara dengan mantra Man Saara Ala Darbi Washala (Siapa yang berjalan di jalannya akan sampai di tujuan).


Diawali dengan cerita Alif seorang pria lulusan nilai terbaik di Universitas UNPAD Bandung dan pernah mendapatkan beasiswa di beberapa negara. Namun kepintarannya tidak membuatnya mudah mendapatkan pekerjaan, karena saat itu Indonesia sedang dilanda krisis ekonomi dan reformasi.

Sampai pada akhirnya Alif merantau ke Jakarta dan bekerja sebagai wartawan di Majalah Derap. Majalah yang selalu memberikan kebenaran dalam menyebarkan berita ke pembacanya. Berbagai tantangan sebagai wartawan dilalui Alif, mulai dari jumlah gaji yang tidak terlalu besar, sampai penolakan amplop dari berbagai narasumber.

Ketika Alif sudah mulai jatuh cinta dengan teman 1 kantornya, Alif mendapatkan beasiswa S2 di George Washington University, USA. Dengan cinta yang masih terpendam, akhirnya Alif meninggalkan perempuan itu.


Keberanian dan usaha yang gigih membuat Alif bisa menikahi gadis yang ditinggalkannya di Indonesia. Kemudian dibawalah sang istri ikut merantau ke Amerika. Kesamaan dalam bidang broadcasting membuat mereka kembali bekerja 1 profesi di kantor berita ABN.

Sampai pada suatu hari tanggal 11 September 2001 tragedipun terjadi, “America is under attack !”. Terjadi serangan bunuh diri yang dengan sengaja menabrakkan dua pesawat ke menara kembar World Trade Center di New York City yang kemudian kedua menara itu runtuh dalam kurun waktu dua jam. Lebih dari 6000 manusia menjadi korban, termasuk sahabat Alif yang sampai sekarang belum ditemukan.

Keinginan sang istri untuk kembali ke Indonesia membuat Alif harus rela meninggalkan negara yang sekarang dicintainya dan menolak panggilan kerja dari perusahaan EBC di London. Mereka berdua akhirnya memilih kembali ke Indonesia untuk menjadi orang yang berguna bagi sesama.


Novel yang berjumlah 400 halaman ini saya baca dalam waktu kurang dari 2 minggu. Ini adalah waktu tercepat saya membaca novel. Dapat dipastikan penyebabnya adalah karena novel ini memang jalan ceritanya bagus. Apalagi ini adalah kisah nyata dari penulisnya sendiri, kurang lebih begitu ya mas Ahmad Fuadi hehehe. Saya tahu juga karena membaca biografinya beliau.

Di bawah ini adalah kalimat-kalimat bagus yang sudah saya stabilo untuk menjadi pegangan hidup, mari sundul gan hehehehe :

* Jika kau bukan anak raja dan juga bukan anak ulama besar, maka menulislah.

* Jangan gampang terbuai keamanan dan kemapanan. Hidup itu kadang perlu beradu, bergejolak, bergesekan. Dari gesekan dan kesulitanlah, sebuah pribadi akan terbentuk matang.

* Setiap sesuatu ada waktu

* Berusahalah untuk mencapai sesuatu yang luar biasa dalam hidup kalian setiap tiga sampai lima tahun.

* Siapa yang menanam, dia menuai.

* Memang impian bisa jadi nyata, tapi yang nyata bisa jadi hampa.

* Sesuatu itu bisa indah pada waktunya.

* Jangan takut pada manusia. Dunia itu rata, di atas langit, di bawah tanah.

* Menulis bisa dipelajari dan dilatih. Tapi karakter dan sifat itu tidak gampang berubah karena sudah tertanam sejak kecil.

* Di saat aku terdesak, tangan-Mu selalu datang menjangkauku.

* Melalui tulisan dan huruflah manusia belajar dan menitipkan ilmu kepada manusia lain.

* Mungkin dengan menjadi penulis dan wartawan, aku bisa merintis jalan untuk bisa awet muda dengan tulisan dan karya jurnalistik yang berguna dan abadi. Bisa mengubah dunia hanya dengan kata-kata.

* Bersama setiap kesulitan itu ada kemudahan.

* Find what you want to do and do it.

* Love what you are doing.

* Carilah pekerjaan yang kamu cintai dan kamu tidak akan pernah lagi bekerja satu hari pun sepanjang hayat.

* Merantaulah, kau akan mendapat pengganti kerabat dan teman. Berlelah-lelahan, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang.

* Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat buat orang lain.

* Manusia yang bermanfaat adalah manusia terbaik.

* Jangan bermain-main dengan hati perempuan. Hatinya dalam dan sensitif, bisa menghanyutkan dan menenggelamkan. Tapi juga tangguh, bisa menguatkan, menumbuhkan dan menjelmakan mimpi-mimpi kita. Hati perempuan bisa memaafkan, tapi tidak bisa melupakan apa yang pernah singgah di pedalaman hatinya.

* Jodoh itu harus dirasakan, bukan dipaksakan.

* Sebuah konsistensi mengalahkan ketidakmungkinan.

* Kalau mau memancing ikan besar, umpannya juga harus besar.

* Jangan menunda-nunda sesuatu yang penting, karena kalau hilang, bisa hilang selamanya.

* Lebih baik menyegerakan menikah jika sudah merasa waktunya, jangan ditunda lagi.

* Evaluasi dan memperbaiki diri, berusaha dan berdoa, memperluas pergaulan, meminta bantuan orang lain, dan menyatakan perasaan secara langsung.

* Kalau hati dua orang sudah sangat condong satu sama lain dan merasa sudah mampu untuk mandiri dan saling menghidupi, ya berarti sudah waktunya.

* Takan lari jodoh dikejar. Gunung memang tidak akan lari. Tapi jodoh? Dia punya kaki dan keinginan, dia bisa berlari-lari kesana kemari, ke mana dia suka. Bahkan dia bisa hilang, seperti lenyap di telan bumi. Atau dia jatuh ketangan orang lain.

* DIA selalu mencarikan jalan keluar dari tempat yang tidak terduga.

* Diamond is a girl's best friend.

* Dibalik setiap kesuksesan laki-laki, pasti ada sosok perempuan yang hebat.

* Perempuanlah yang menjadi madrasatul ula, sekolah pertama setiap anak manusia.

* Kita tidak bisa memilih untuk dilahirkan oleh ibu yang mana. Kita juga tidak akan pernah bisa mendapatkan anak yang seperti apa. Tapi, kita masih mungkin memilih pasangan kita. Walau jodoh ditangan Tuhan, tapi kita diberi kesempatan untuk berupaya keras mendapat pasangan terbaik.

* Bukankah menikah untuk saling ikhlas menerima dan saling memaafkan. Bukan menuntut kesempurnaan tapi saling menyempurnakan ?

* Dunia perkawinan adalah dunia berbagi dan saling mengerti. Bukan dunia meminta dan berharap.