HSG Di RS Bunda Aliyah

06.00 Wanita Bunga Matahari 0 Comments

Masih ngomongin program hamil, kurang afdol rasanya kalau belum periksa Histerosalpingografi atau HSG.  Tujuannya untuk mengetahui apakah terdapat sumbatan pada saluran telur yang bisa menyebabkan infertilitas atau tidak.

HSG sendiri pemeriksaannya menggunakan sinar X dan cairan kontras yang dimasukan ke rongga rahim dan saluran telur (tuba fallopii).

Tapi berbagai sumber banyak yang bilang SAKIT yaa? Mba mba mohon bersabar dan ga perlu takut berlebihan, kita minum obat aja pahit kan? masa demi kebaikan takut :). Tapi emang SAKIT SIIHHH wkwkwk.

Saya ceritain awal prosesnya yaa, saya tes HSG di RS Bunda Aliyah, pondok bambu Jakarta Timur, biayanya kalo ga salah 900 ribu. Sebelum melakukan tes HSG, saya dilarang berhubungan intim kurang lebih 1 minggu, tidak menggunakan sabun ketika membasuh vagina, dan diminta membawa pembalut. Waktunya setelah haid sebelum ovulasi, hari ke 9- 14 siklus haid. Lalu di hari H, saya ke ruang radiologi dan disuruh melepas pakaian bawah. Lalu saya berbaring dengan kaki mengangkang. Kemudian dokter memasukan alat ke vagina saya, dalam hitungan ke 3 saya disuruh tarik nafas, 1..2..3.. dokter langsung menyemprotkan cairan kontras itu. Terus dokter langsung lari untuk memfoto menggunakan sinar X tadi.

SAKKKIIIITTTT....... 15 detik aja :)
Jadi dalam 15 detik itu perut bener-bener mules kaya sakitnya menstruasi (dikali 3). After 15 detik? Udah ga sakit, beneran deh langsung hilang. Jangan lupa setelah selesai HSG, langsung dipakai pembalutnya, karena cairannya keluar.

Jadi gini, cairan itu disemprotkan seolah-olah itu adalah sperma. Kenapa difoto dengan cepat? agar mengetahui apakah cairan tadi bisa sampai ke saluran telur atau tidak, begituuu.

Oh iya pemeriksaan HSG juga bisa mendeteksi penyakit tumor jinak di rahim, polip rahim, perlengketan dinding rahim, dan mengetahui penyebab keguguran berulang.


Untuk hasilnya, kurang lebih kata dokter Alhamdulillah normal tidak ada sumbatan ataupun penyakit lainnya. Duuhh lega banget ya Allah...

Kalo tulisan kertasnya ga kebaca, saya tulis ulang yaa :
Kontras mengisi cavum uteri dan kedua tubae dengan spill kanan kiri (+)
Kesan : Cavum uteri normal
             Patent kedua tubae.

0 komentar :

Berkunjung ke Panti Sosial Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa Cipayung

04.39 Wanita Bunga Matahari 0 Comments

Sebelumnya cukup sulit untuk saya menemukan blog yang membahas tentang kunjungan ke panti sosial anak. Sampai akhirnya saya menemukan panti terdekat di panti Tunas Bangsa, Jalan Raya Bina Marga no.79 RT.07 RW.06 Cipayung, Jakarta Timur. Panti ini dikelola oleh Dinas Sosial Prov DKI Jakarta, dari lubuk yang paling dalam saya lebih mencari panti yang dikelola pribadi, tapi gak ada salahnya juga sih nyoba yang ini :).

Sebelum berkunjung saya telepon panti tersebut untuk memastikan hal apa saja yang dibutuhkan oleh anak-anak di sana. Di nomor 021.8445651 saya tersambung oleh  mba Riza yang ramah sekali. Untungnya saya menelepon terlebih dahulu karena ternyata berkunjung ke sana ada sesinya.

Sesi berkunjung pertama mulai dari jam 9 pagi sampai jam 12 siang. Lalu sesi kedua mulai dari jam 4 sampai jam 6 sore, berlaku dari hari senin sampai minggu.

Jumlah total anak saat itu sekitar 80 anak mulai dari umur kurang dari 1 tahun sampai umur 6 tahun, dan ada 4 bayi lagi yang akan datang besok (langsung sesak dada ini, orang tua mana yang tega membuang anaknya).

Di sana kita juga bisa mengadakan acara seperti ulang tahun dan mengajak anak-anak panti untuk ikut merayakannya, ada sekitar 45 anak yang bisa diajak.

Sampailah pada pertanyaan inti, yang dibutuhkan anak-anak saat itu adalah SUSU, TISU BASAH, TISU KERING, BAJU LAYAK PAKAI, dan BUBUR BAYI. Pempers ga perlu mba? Untuk pempers sudah sangat banyak katanya, oke baiklah. Namun saya menambahkan perlengkapan kebersihan dan juga minuman seduh untuk para karyawan.



Saya sampai dipanti sekitar jam 4.30 sore bulan Mei 2017, kemudian diminta untuk mengisi buku tamu dan saya diberikan ucapan terima kasih. Terima kasih kembali :)


Tempatnya bersih banget, seneng lihatnya, pasti sehat kalau mereka tinggal ditempat yang bersih. Dan sekarang pengunjung gak bisa masuk bermain bersama bayi dibawah 1 tahun. Mungkin menghindari penyakit menular kali ya, atau takut bayinya kecapean. Jadi kita hanya bisa melihatnya dari luar jendela :(.






Main-main ke dapur ngobrol sama sang koki, ternyata anak-anak ini mempunyai jadwal makanan. 4 sehat 5 sempurna terpenuhi untuk mereka, alhamdulillah.

Semoga anak-anak di sana sehat selalu, dan mendapat orang tua asuh yang sayang lahir batin sama mereka :).
Mamah pulang dulu ya,,, (panggilan mereka kepada setiap wanita yang datang :') )




Teruntuk baby boy, sayang belum bertemu :')



0 komentar :