Friends

There's no single template for friendship. Some people are in our lives because they carry a precious shard of our history, while others reflect our passions and priorities right now.

Still others are in danger of becoming ex-friends because we're either too preoccupied to pick up the phone or too scared to speak our minds. I have lost friends, some by death, others through sheer inability to cross the street.

Hypnotherapy Di RS YPK Mandiri

Terlalu banyak membaca situs tentang kehamilan yang bunyinya begini, "Jika masa pernikahan sudah melewati tahun pertama namun belum diberikan keturunan, sebaiknya Anda dan pasangan memeriksakan diri ke dokter kandungan," membuat saya menuruti kemauan penulis.

Asam folat sudah, vitamin E sudah, HSG sudah, cek sperma sudah, madu subur sudah, kurma muda sudah, kurma bubuk sudah, akupuntur sudah, perbanyak silahturahmi sudah, berbagi anak yatim sudah, tanggal berhubungan sudah, sampai yang paling saya ga mau ikuti urut perut pun sudah. Tapi sampai sekarang belum ada 1 tandapun kalau saya sudah, akan, atau mau hamil.

Sampai akhirnya saya mengikuti salah satu proses bayi tabung following instagram saya. Bukan bayi tabungnya ya, tapi proses dia menuju kesiapan bayi tabung, yaitu memperbanyak sel telur, caranya? melakukan Hipnoterapi.

Setelah saya kembali berselancar di dunia maya, banyak banget manfaat dari hipnoterapi itu sendiri. Selain membuat relaks, hipno juga membangun sisi positif kita. So kalau sudah relaks dan positif, pasti akan ada buah yang baik juga dong? pikirku saat itu.

Lagi-lagi berbekal following saya, akhirnya saya memilih hipno di RSIA YPK MANDIRI, Menteng, Jakarta Pusat. Saya langsung whatsapp si dokter untuk janjian hipno.

Seperti pada umumnya hipno, sayapun disuruh tiduran dengan mata terpejam. Setelah sebelumnya saya menceritakan apa masalah yang sedang dihadapi. Saat dokter membacakan sugesti, jujur saya masih sangat sadar, dan hanya berusaha untuk mengosongkan pikiran, but i cant.

Oh iya di hipno ini saya mengambil paket minimal, yaitu 3 kali kedatangan dengan harga sekitar 2 jutaan. Di kedatangan saya yang ke dua, saya bilang ke dokter kalau sebentar lagi tanggal saya untuk menstruasi. Namun dokter tetap memberikan saya semangat kalau sebentar lagi akan ada pembuahan di rahim saya, dan kalaupun tidak, menstruasi saya tidak akan sakit.

Benar saja berapa hari setelah hipno saya......... menstruasi :'). Tapi saya bahagiaaaaaaaa, dan kebahagian saya hanya bisa dirasakan oleh penderita yang sama. Why? kalau dihitung, selama 168 kali saya menstruasi, saya merasakan sakit yang luar biasa. Perut kram, pinggang pegal, kepala pusing, asam lambung, ga bisa makan, sampai terkadang sesak nafas. Tapi menstruasi saya yang ke 169 ini saya baik-baik aja, OH GOD THANKS. Karena apapun yang dokter lakukan ke saya, semua kehendak Tuhan.

Terapi saya yang ke 3 adalah terapi yang terakhir, dan saya tidak melanjutkannya lagi. Sepertinya saya harus relaks dengan hidup ini. Saya punya suami, keluarga, usaha, dan orang-orang di luar sana yang butuh perhatian saya. Saya harus ingat tujuan saya menikah yaitu ibadah, dan anak adalah hadiah. Terserah Tuhan mau kasih saya hadiahnya kapan :).

Note : After 169, saya tetap merasakan sakit menstruasi, sekian ---

HSG Di RS Bunda Aliyah

Masih ngomongin program hamil, kurang afdol rasanya kalau belum periksa Histerosalpingografi atau HSG.  Tujuannya untuk mengetahui apakah terdapat sumbatan pada saluran telur yang bisa menyebabkan infertilitas atau tidak.

HSG sendiri pemeriksaannya menggunakan sinar X dan cairan kontras yang dimasukan ke rongga rahim dan saluran telur (tuba fallopii).

Tapi berbagai sumber banyak yang bilang SAKIT yaa? Mba mba mohon bersabar dan ga perlu takut berlebihan, kita minum obat aja pahit kan? masa demi kebaikan takut :). Tapi emang SAKIT SIIHHH wkwkwk.

Saya ceritain awal prosesnya yaa, saya tes HSG di RS Bunda Aliyah, pondok bambu Jakarta Timur, biayanya kalo ga salah 900 ribu. Sebelum melakukan tes HSG, saya dilarang berhubungan intim kurang lebih 1 minggu, tidak menggunakan sabun ketika membasuh vagina, dan diminta membawa pembalut. Waktunya setelah haid sebelum ovulasi, hari ke 9- 14 siklus haid. Lalu di hari H, saya ke ruang radiologi dan disuruh melepas pakaian bawah. Lalu saya berbaring dengan kaki mengangkang. Kemudian dokter memasukan alat ke vagina saya, dalam hitungan ke 3 saya disuruh tarik nafas, 1..2..3.. dokter langsung menyemprotkan cairan kontras itu. Terus dokter langsung lari untuk memfoto menggunakan sinar X tadi.

SAKKKIIIITTTT....... 15 detik aja :)
Jadi dalam 15 detik itu perut bener-bener mules kaya sakitnya menstruasi (dikali 3). After 15 detik? Udah ga sakit, beneran deh langsung hilang. Jangan lupa setelah selesai HSG, langsung dipakai pembalutnya, karena cairannya keluar.

Jadi gini, cairan itu disemprotkan seolah-olah itu adalah sperma. Kenapa difoto dengan cepat? agar mengetahui apakah cairan tadi bisa sampai ke saluran telur atau tidak, begituuu.

Oh iya pemeriksaan HSG juga bisa mendeteksi penyakit tumor jinak di rahim, polip rahim, perlengketan dinding rahim, dan mengetahui penyebab keguguran berulang.


Untuk hasilnya, kurang lebih kata dokter Alhamdulillah normal tidak ada sumbatan ataupun penyakit lainnya. Duuhh lega banget ya Allah...

Kalo tulisan kertasnya ga kebaca, saya tulis ulang yaa :
Kontras mengisi cavum uteri dan kedua tubae dengan spill kanan kiri (+)
Kesan : Cavum uteri normal
             Patent kedua tubae.

Berkunjung ke Panti Sosial Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa Cipayung

Sebelumnya cukup sulit untuk saya menemukan blog yang membahas tentang kunjungan ke panti sosial anak. Sampai akhirnya saya menemukan panti terdekat di panti Tunas Bangsa, Jalan Raya Bina Marga no.79 RT.07 RW.06 Cipayung, Jakarta Timur. Panti ini dikelola oleh Dinas Sosial Prov DKI Jakarta, dari lubuk yang paling dalam saya lebih mencari panti yang dikelola pribadi, tapi gak ada salahnya juga sih nyoba yang ini :).

Sebelum berkunjung saya telepon panti tersebut untuk memastikan hal apa saja yang dibutuhkan oleh anak-anak di sana. Di nomor 021.8445651 saya tersambung oleh  mba Riza yang ramah sekali. Untungnya saya menelepon terlebih dahulu karena ternyata berkunjung ke sana ada sesinya.

Sesi berkunjung pertama mulai dari jam 9 pagi sampai jam 12 siang. Lalu sesi kedua mulai dari jam 4 sampai jam 6 sore, berlaku dari hari senin sampai minggu.

Jumlah total anak saat itu sekitar 80 anak mulai dari umur kurang dari 1 tahun sampai umur 6 tahun, dan ada 4 bayi lagi yang akan datang besok (langsung sesak dada ini, orang tua mana yang tega membuang anaknya).

Di sana kita juga bisa mengadakan acara seperti ulang tahun dan mengajak anak-anak panti untuk ikut merayakannya, ada sekitar 45 anak yang bisa diajak.

Sampailah pada pertanyaan inti, yang dibutuhkan anak-anak saat itu adalah SUSU, TISU BASAH, TISU KERING, BAJU LAYAK PAKAI, dan BUBUR BAYI. Pempers ga perlu mba? Untuk pempers sudah sangat banyak katanya, oke baiklah. Namun saya menambahkan perlengkapan kebersihan dan juga minuman seduh untuk para karyawan.



Saya sampai dipanti sekitar jam 4.30 sore bulan Mei 2017, kemudian diminta untuk mengisi buku tamu dan saya diberikan ucapan terima kasih. Terima kasih kembali :)


Tempatnya bersih banget, seneng lihatnya, pasti sehat kalau mereka tinggal ditempat yang bersih. Dan sekarang pengunjung gak bisa masuk bermain bersama bayi dibawah 1 tahun. Mungkin menghindari penyakit menular kali ya, atau takut bayinya kecapean. Jadi kita hanya bisa melihatnya dari luar jendela :(.






Main-main ke dapur ngobrol sama sang koki, ternyata anak-anak ini mempunyai jadwal makanan. 4 sehat 5 sempurna terpenuhi untuk mereka, alhamdulillah.

Semoga anak-anak di sana sehat selalu, dan mendapat orang tua asuh yang sayang lahir batin sama mereka :).
Mamah pulang dulu ya,,, (panggilan mereka kepada setiap wanita yang datang :') )




Teruntuk baby boy, sayang belum bertemu :')



Operasi Tumor Payudara di RS Permata Cibubur

Alhamdulillah ya Allah, puji syukur masih terus saya panjatkan hingga pagi ini, karena restu Allah hadir dalam operasi yang berjalan lancar kemarin. Terima kasih ya Allah karna sudah hampir 1 tahun saya belum diberi momongan, yang ternyata ada hidayah didalamnya.

1 atau mungkin 2 tahun yang lalu saya merasakan ada benjolan di kiri payudara, kemudian saya cari tahu apakah saya terkena kanker, tapi ternyata tanda-tandanya bukan kanker. Di ketiak saya tidak ada benjolan, puting saya tidak mengeluarkan cairan, benjolan dipayudara pun tidak terasa sakit. Saya lalu konsultasi ke ibu, namun kata ibu saya, mungkin saya hanya kelelahan, tapi beliau tetap menyuruh saya periksa ke dokter.

Berbulan- bulan saya diamkan karna saya sibuk dengan pekerjaan dan persiapan pernikahan. Hingga saya menyadari sepertinya benjolannya membesar (walaupun tidak kasat mata).

Setelah menikah, suami akhirnya memaksa saya untuk periksa ke dokter, lalu saya mencari tau dokter Bedah Onkologi (tumor) perempuan ada dimana. Setelah cari tau, dijakarta hanya ada 2, di RS Medistra dan RS Permata Cibubur. Akhirnya saya memilih yang dicibubur karena akses jalan lebih mudah dari rumah saya.

Pertama kalinya saya ke rumah sakit ini tanggal 23 Maret 2017. RS nya tidak terlalu besar namun pelayanan sangat ramah. Yang saya sangat suka, ada pemandangan ikan Koi yang dipelihara dengan cara yang unik, lalu juga ada banyak akuarium yang berisi karang, ikan nemo, dan sejenisnya, membuat mata gak bosan menunggu antrian.

Oh iya, sebelum ke RS ini, saya mendaftar via telepon terlebih dahulu, karena ternyata pasien Dr. Farida Briani SpBOnk banyak, namun jam pemeriksaan dibatasi. Dokter Farida hanya ada di hari selasa dan kamis. Sekedar info, RS ini hanya melayani pasien umum dan asuransi, tidak ada BPJS. Untuk dokternya sendiri, biayanya Rp. 400.000.

Setelah menunggu ga terlalu lama, akhirnya nama saya dipanggil. Saya langsung mengeluhkan benjolan yang ada di payudara saya, dan dengan segera payudara saya di raba, kemudian di screening oleh dokter Farida.

Ada beberapa hal yang dokter sampaikan:
1). Ternyata benar, ada benjolan sebesar 2.8 cm di sebelah kiri. Dan yang mengagetkan, ada juga yang disebelah kanan 1.8 cm.
2). Benjolan ini tergolong tumor jinak.
3). Jika ukuran lebih dari 2cm wajib diangkat karena dikhawatirkan menjadi ganas. Dan untuk yang 1.8 sebaiknya juga diangkat karna dekat sekali dengan puting, dikhawatirkan akan berbahaya jika nanti saya menyusui.
4). Tumor tersebut harus segera diangkat sebelum saya hamil, karena menurut dokter, jika hamil, pertumbuhan tumor akan semakin cepat karna faktor hormon.

Tapi sebelum tindakan operasi, saya diminta dokter untuk USG mammae agar terlihat lebih jelas berapa tumor yang ada di payudara saya. Waktu terbaik untuk USG adalah hari ke 7 sampai hari ke 14 menstruasi.

Saya mendaftar kembali via telepon untuk USG tanggal 13 April 2017 dengan biaya Rp. 500.000, kurang lebihnya hari ke 10 setelah saya menstruasi. Syukurnya dokter yang USG saya pun perempuan, namanya dokter Ratna. Hasil USG ternyata bertambah, di sebelah kiri saya masih ada 2 tumor lagi kecil-kecil selain yang kemarin.

                                                           Hasil USG Mammae

Setelah USG, saya langsung konsul ke dokter Farida. Dokter bilang yang kecil-kecil belum perlu diangkat, karena terlalu kecil takut merusak jaringan yang lain. Jadi yang besar dulu agar hasilnya diperiksa di patologi untuk memastikan tumor tersebut bahaya atau tidak dan lain sebagainya. Saya dan suami langsung meminta tindakan operasi di tanggal 20 April 2017. Dengan kamar kelas 3, dikenakan biaya 14 juta ++.

Saya bertanya ke dokter tentang hal yang baru. Saya mendengar ada artis yang baru saja meninggal akibat kanker payudara stadium 3B, padahal belum lama dia di vonis tumor jinak, kenapa cepat sekali menjadi kanker dan meninggal? Dokter menjawab dengan tegas: "Ga mungkin dia baru di vonis tumor jinak tau-tau sudah stadium 3B, pasti penyakitnya sudah lama dan dia diamkan saja, kalo 3b biasanya sudah membusuk,"

Pembicaraan yang menegangkan tapi menenangkan, Insyaallah baik-baik saja, saya harus berfikir positif. Toh belum lama pevita pearce juga sama seperti saya, dan sepertinya sekarang dia juga baik-baik saja.

Saya pulang dengan perasaan biasa saja, tapi suami terlihat sedih. Dia sangat khawatir dengan keadaan saya. Tapi alhamdulillah dia tetap menguatkan. Seminggu sebelum tindakan, saya seperti orang binggung. Perasaan cemas, khawatir, dan malu terus datang. Tapi karena begitu, saya jadi semangat beribadah. Alhamdulillah dhuha dan tahajud ikut lancar, membuat saya semakin tenang.

Tanggal 19 April 2017 malam saya sudah di RS. Pendaftaran ulang selesai, saya diminta rontgen dan ambil darah di lab. Setelah itu saya diantar ke kamar rawat inap. Paginya 20 April 2017 saya melakukan pemeriksaan Ektrokardiogram (EKG) lagi untuk mengetahui aktivitas jantung, hasilnya bagus, begitu juga dengan tensi saya. Suster juga binggung kenapa saya ga ada perasaan takut sebelum operasi :D

Tepat jam 09.30 saya masuk ruang operasi, ada Dr. Bambang selaku dokter anastesi, Dr. Farida selaku dokter bedah, dan beberapa suster sebagai asisten dokter. Belum 5 menit di ruang operasi, saya sudah terlelap. 

Kurang lebih jam 11 siang sudah selesai operasinya, tapi saya belum bisa sadar. Hanya merasa dingin dan sakit yang teramat sangat. Tapi setelah diselimuti body heater, saya merasa sangat nyaman.

                                          Ini dia tumor yang membandel selama ini :)

Sekitar jam 4 sore baru saya bisa membuka mata dan merespon dengan baik. Luka di payudara sebelah kiri lebih terasa sakitnya di bandingkan yang sebelah kanan, kepala pun masih sangat terasa pusing karna efek biusnya. Tapi alhamdulillah saya tidak kurang suatu apapun. Walaupun total biayanya jadi bengkak, yaitu Rp. 19.174.301. Dan alhamdulillah lagi biaya di cover asuransi Mega Health, jadi tinggal bayar cash Rp. 198.972. Thanks megaa...

Tepat tanggal 21 April 2017 di hari Kartini ini, saya sengaja menceritakan pengalaman berharga saya khusus untuk pembaca blog saya tercinta, karena We Share We Care. Saya ga ingin hal yang sama terjadi kepadamu. Kalaupun sudah terjadi, semoga pengalaman saya membantu menguatkan.

Menurut saya, hidup dijalankan saja. Diterima pahit manisnya. Jadikan sebuah penyakit sebagai kekuatan iman. Karena ikhlas dimulai dari menerima keadaan hidup. Tapi jangan lupa untuk jaga kesehatan dan SADARI (Periksa Payudara Sendiri). Jangan malu, jangan khawatir ya Kartini Muda...

After the rain, comes the rainbow.. :)


❤️ Btw, terima kasih yang sangat terkasih untuk suami tercinta. Alhamdulillah Allah mengirim kamu untukku.


Update: Setelah cek up di tanggal 27 April 2017, dokter menyatakan hasil patologi yaitu tumor jinak, alhamdulillah. Saya disarankan untuk cek up lagi 6 bulan ke depan, untuk melihat sisa 2 tumor kecil yang masih ada. Jika memang membesar, kata dokter akan di angkat lagi menggunakan tehnologi baru yang tidak memerlukan tindakan operasi. Tapi yaa semoga tidak membesar dan tidak menyisa, amin...

Biaya Test TORCH Jakarta 2017



TORCH mungkin agak awam buat sebagian orang, termasuk saya. Tapi memang pengalaman itu mahal ya, saya baru tahu TORCH ketika dibutuhkan saat sekarang ingin melaksanakan program hamil. Jadi TORCH adalah penyakit yang diakibatkan dari infeksi salah satu virus atau gabungan dari virus Toxoplasma gondii (Toxo), Rubella, Cyto Megalo Virus (CMV), Herpes Simplex Virus (HSV).

TOXO : Menurut penelitian di dalam maupun di luar negeri, 70% penyebab penyakit ini adalah kotoran kucing. Penyakit ini bisa menular pada keturunan, yang akan mengakibatkan cacat atau Epilepsi dan autisme.

RUBELLA : Pada kasus Rubella, bayi yang dilahirkan dapat mengalami glukoma, atau kebutaan, kerusakan pada otak atau pengapuran pada otak, bibir sumbing, tuna rungu dan sulit bicara.

CMV : Ketika wanita hamil mengalami CMV, dia akan mengalami keguguran terus menerus, atau bayi yang dikandungnya lahir dalam keadaan cacat fisik.

HERPES : Bagi wanita hamil, kemungkinan akan sering keguguran atau bayinya lahir dalam keadaan cacat. Herpes juga biasa terjadi pada tangan dan kaki yang ditandai dengan adanya bintik-bintik berisi air.

Naudzubillahimindzalik... Nah untuk menghindari hal tersebut, saya berusaha untuk periksa TORCH di lab (termurah) di Jakarta hehehe... Dan berikut lab-lab yang sudah saya tanyakan harganya, terlampir untuk harga 2017.

1.     PRODIA
Jalan Gunawarman No.77, RT.3/RW.7
Telepon : (021) 7220203
Jam buka hingga : 19.00
TORCH lengkap : 3.719.000
USG Kandungan : 605.000 (Dari jam 7.30- 09.00 Pagi)

2.     RS. HERMINA JATINEGARA
Jalan Raya Jatinegara Barat No. 126, Jatinegara, Bidara Cina, Jakarta Timur.
Telepon : (021) 8513838
TORCH 1 (HSV1 dan HSV2) : 3.200.000
TORCH 2 (HSV2) : 2.447.100

3.     PRAMITA LAB
Jalan Matraman Raya No.26, RT.2 RW.1, Kb. Manggis Matraman, Jakarta Timur
Telepon: (021) 85908530
Jam buka : 06.00–20.00
TORCH 1 (HSV1 dan HSV2) : 3.312.000
TORCH 2 (HSV2) : 2.907.000

   RS HAJI JAKARTA
Jalan Raya Pondok Gede, Pinang Ranti, Makasar, RT.1/RW.1 Jakarta Timur
Telepon : 021 8000- 694 / 695
Hanya TOXO : 850.000

Menurut keterangan dokter lab, biasanya dokter kandungan menyarankan untuk tes TORCH 2 karena ada pemeriksaan HSV2nya. Jadi, HSV1 untuk pemeriksaan kulit, sedangkan HSV2 untuk pemeriksaan Herpes di kelamin. Tapi kalau mau 22nya juga boleh.

Demkian info yang bisa saya berikan, jika ada update terbaru, akan segera saya tambahkan lagi. Semoga bermanfaat yaaa, Semangat calon ibu :)

Si Penggiling Padi Menjemput Rezeki

Lama sekali saya tidak bertemu dengan satu alat penting untuk umat manusia yakni mesin penggiling padi. Sepertinya sudah 20 tahun yang lalu saya melihatnya itupun di kampung halaman ibu saya. Pernah juga sih lihat di pasar Jakarta, tapi kayanya sekarang sudah sangat jarang.

Belum lama saya mengunjungi nenek di daerah Kebumen, Jawa Tengah. Sekitar pukul 10 pagi saya mendengar suara mobil dengan bunyi yang sangat berisik sekali, padahal halaman rumah nenek saya agak jauh dari jalanan tapi suaranya tetap terdengar nyaring hingga ke dalam. Saya mengira itu mobil pembuat jalan seperti buldozer, asphalt finisher atau yang lainnya.

Tak lama kemudian nenek saya memanggil pemilik mobil yang sudah dua kali melewati rumah nenek saya, karena penasaran saya pun mendekatinya. Oalaaahh ternyata mobil yang membawa mesin penggiling padi, keren yah jadi efisien gak perlu kita bawa-bawa gabah ke pabrik penggilingan padi, belum lagi nanti antrinya. Tapi coba deh lihat kondisinya, sangat membahayakan pengendaranya banget :(

Mobil tua tanpa pintu

Tanpa kaca depan, kaca spion kiri, dan lampu.


Benar-benar seadanya

Bapak pekerja keras yang lupa saya tanya namanya ini merupakan pekerja penjual jasa menggiling padi dengan cara berkeliling ke desa-desa. Menurutnya, rejeki harus di jemput karena kalau tidak akan sepi pelanggan sebab terlalu banyak saingan, ungkap sang bapak dengan logat Jawa yang kental.

Hebatnya pekerjaan tersebut benar-benar dilakukannya sendiri tanpa bantuan temannya. Entah saya yang norak atau kurang pengalaman, harga jasa yang ditawarkannya yaitu 200 rupiah perkilo gram beras yang dihasilkan dari penggilingan tersebut ! miriiiissss seddiihhh :(


Gabah diangkut sendiri dari rumah nenek saya ke mobil


Ngeri banget seumuran beliau harus naik-naik ke mobil tua


Masuk ke proses penggilingan pertama

Hasilnya kulit gabah belum terkupas, jadi harus 2 kali menggiling

Saya kurang suka disini, sampah gabah dibuang begitu saja



Penggilingan ketiga atau yang terakhir



Hasil beras yang bersih, sebelah kiri kulit gabah yang bisa digunakan untuk pakan ayam



Terakhir ditimbang untuk menentukan jasa yang harus dibayarkan

Hasilnya cuma 8 kg beras, 8 dikali 200 rupiah = Rp. 1600 !!! :(. Belum lagi dia harus isi bensin dan sewa mesin. Ya Allah gak kebayang berapa penghasilan yang didapat setiap harinya. Sehat terus ya pak, jangan berhenti ibadah, rukun-rukun sama keluarga. Semoga Allah melimpahkan rizki untuk bapak dan keluarga, Amin...